TUGAS MATA KULIAH BIOGEOGRAFI
NAMA : AGNESIA ELVIRA MOLO
NIM : 2101100029
KELAS : III B
FLORA DAN FAUNA KHAS PROVINSI BENGKULU
Flora dan fauna khas provinsi Bengkulu adalah sepasang tumbuhan dan hewan yang oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu ditetapkan sebagai flora dan fauna khas provinsi tersebut. Masing-masing provinsi di Indonesia memang memiliki tumbuhan dan hewan khas tersendiri sebagai maskot dan identitasnya. Bunga Bangkai (Amorphophallus titanum) ditetapkan sebagai flora identitas provinsi Bengkulu, sedangkan Beruang Madu (Helarctos malayanus) sebagai fauna identitas.
1. FLORA
NAMA SEBUTAN : BUNGA BANGKAI
NAMA ILMIAH : AMORPHOPHALLUS TITANUM (BECC)
CIRI-CIRI :
- Bunga bangkai berwarna krem pada bagian luar dan pada bagian yang menjulang. Warna kelopak bunga bangkai raksasa selalu beragam dan tak pernah sama setiap kali mekar meskipun berasal dari umbi yang sama. Warna bunganya dapat bervariasi seperti merah hati, jingga, merah dadu, dan kehijauan. Sementara tongkolnya pun pernah muncul dengan warna keunguan, agak putih, serta kuning.
- Memiliki mahkota yang berwarna merah keunguan
- Tinggi bunga bangkai saat mekar sempurna bisa mencapai sekitar 4 meter dengan diameter sekitar 1,5 meter
- Bau yang dikeluarkan bungka bangkai ini, ternyata tidak sekedar bau busuk saja. Biasanya bau
busuk yang dikeluarkan bunga bangkai bercampur antara bau yang
menyerupai kertas terbakar, amis ikan, telur busuk, bahkan bau harum
maskulin.
HABITAT : Habitat dari bunga bangkai adalah hutan hujan
2. FAUNA
NAMA SEBUTAN : BERUANG MADU
NAMA ILMIAH : HELARCTOS MALAYANUS
CIRI-CIRI :
- Beruang madu sendiri memiliki ukuran tubuh yang kebih kecil ketimbang beruang pada umumnya
- Bulu yang hampir seluruhnya berwarna hitam
- Beruang madu memiliki pola khas dibagian dada berbentuk ‘V’ berwarna keputihan atau kuning didadanya
- Panjang tubuh sekitar 1,4 meter dengan berat antara 50-65 kg
Komentar
Posting Komentar